Biden Rencana Beli 200 Juta Vaksin Covid-19 Lebih Banyak

WASHINGTON DC, KOMPAS. com – Pemerintah Joe Biden akan membeli 200 juta lebih vaksin virus corona & menyalurkan lebih banyak ke negeri bagian dari sekarang.

Pejabat pemerintah Biden mengatakan modus itu mulai dilakukan untuk memenuhi janji presiden AS ke-46 pada mengendalikan pandemi Covid-19 di kampung Paman Sam itu, pada Selasa (26/1/2021).

Biden yang baru menjabat presiden AS sepekan disebutkan sedang berpacu menahan varian baru virus corona yang merembet lebih cepat dan dapat mengancam peningkatan jumlah kematian di seluruh AS, yang telah terpukul pelik.

Baca juga: AS Gelontorkan Semua Dosis Vaksin Covid-19 untuk Perluas Akses Masyarakat

Melansir Reuters pada Rabu (27/1/2021), pihaknya memberikan briefing kepada para-para gubernur negara bagian pada Selasa (26/1/2021) tentang rencana peningkatan jumlah vaksin Covid-19 yang akan didistribusikan ke sana.

Direncanakan ada 10 juta dosis vaksin Covid-19 setiap pekan selama 3 pekan. Jumlahnya naik 8, enam juta dosis dari saat ini, menurut pejabat dengan syarat anonim, yang melihat pratinjau kebijakan presiden yang belum dibahas.

Sementara itu, sebanyak 100 juta dosis vaksin Covid-19 yang mau dibeli Biden terdiri dari buatan Pfizer Inc dan Moderna Inc.

Baca juga: Pengiriman Lambat, New York Sudah Kehabisan Vaksin Covid-19

Dengan pembelian itu, maka jumlah keseluruhan dosis vaksin Covid-19 yang akan dimiliki GANDAR meningkat menjadi 600 dosis.

Diharapkan pengiriman pada musim panas dan distribusinya akan mencakup sebagian besar dari 331 juta penduduk AS.

Di setiap orang mendapatkan 2 dosis suntikan vaksin Covid-19 agar sepenuhnya efektif.

Baca serupa: Lebih dari 150 Garda Nasional yang Berjaga di Pelantikan Joe Biden Positif Covid-19

Pemerintah juga berkomitmen untuk memberikan pemberitahuan kepada negeri bagian tiga minggu sebelumnya mengenai berapa banyak vaksin yang hendak mereka dapatkan ke depannya.