Dua Vaksin Menunjukkan Efektifitas Terhadap Varian COVID yang Muncul

Info mantap Data SGP 2020 – 2021. Jackpot mantap yang lain muncul diperhatikan secara terjadwal lewat informasi yang kami letakkan pada website ini, lalu juga dapat dichat kepada teknisi LiveChat support kami yang ada 24 jam On-line buat melayani semua keperluan para player. Mari cepetan sign-up, serta ambil prize Lotre dan Live Casino Online tergede yg terdapat di website kami.

Gambar Berita: Dua Vaksin Menunjukkan Efektivitas Terhadap Varian COVID yang MunculOleh Robert Preidt HealthDay Reporter

KAMIS, 8 April 2021 (HealthDay News)

Dua vaksin COVID-19 tampaknya bekerja dengan baik melawan varian virus korona yang menyebar dengan cepat yang muncul di California, tetapi kurang efektif terhadap varian yang pertama kali muncul di Afrika Selatan, lapor para peneliti.

“Kabar baiknya adalah varian California tampaknya tidak menjadi masalah bagi vaksin kami saat ini,” kata penulis studi David Montefiori, direktur Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Vaksin AIDS di Duke University, di Durham, NC.

“Itu penting untuk diketahui karena varian ini sekarang lazim di AS seperti varian Inggris, yang keduanya tampak lebih menular,” tambahnya.

Untuk penelitian tersebut, para peneliti menguji sampel darah dari orang-orang yang telah menerima vaksin Moderna yang sekarang digunakan di Amerika Serikat atau kandidat vaksin dari Novovax yang diharapkan akan dipertimbangkan untuk persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dalam beberapa minggu.

Ketika sampel darah dari orang yang menerima kedua dosis vaksin Moderna terpapar varian California, vaksin tersebut tetap terlindungi dengan kuat. Vaksin Novovax juga bekerja dengan baik untuk melawannya.

Varian California telah menyebar dengan cepat ke seluruh Amerika Serikat dan 25 negara lainnya.

Sayangnya, kedua vaksin menunjukkan penurunan efektivitas yang signifikan terhadap varian Afrika Selatan, menurut surat penelitian yang diterbitkan 7 April di Jurnal Kedokteran New England.

Meski para peneliti tidak menguji vaksin Pfizer, mereka mengatakan temuan itu akan sebanding dengan vaksin Moderna karena keduanya menggunakan teknologi serupa.

Informasi lebih lanjut

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS memiliki lebih banyak varian COVID-19.

SUMBER: Duke University, rilis pers, 7 April 2021

Berita Medis
Hak Cipta © 2021 HealthDay. Seluruh hak cipta.

Sumber: www.medicinenet.com