Kombo COVID & Flu Lebih Mematikan

Cashback menarik Togel Singapore 2020 – 2021. Diskon terbesar lainnya tersedia diamati secara terencana melewati status yg kita umumkan dalam web itu, lalu juga bisa ditanyakan kepada teknisi LiveChat pendukung kami yg siaga 24 jam On-line dapat melayani seluruh keperluan antara tamu. Yuk cepetan daftar, & ambil promo Buntut serta Live Casino On-line terbaik yang tersedia di situs kami.

Kombo COVID & Flu Lebih Mematikan

RABU, 30 Maret 2022

Pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit yang juga menderita flu memiliki pukulan ganda yang membawa risiko penyakit parah dan kematian yang jauh lebih tinggi daripada COVID saja, menurut sebuah studi baru.

Temuan ini menyoroti kebutuhan untuk menguji pasien COVID-19 untuk flu dan menggarisbawahi pentingnya vaksinasi terhadap COVID-19 dan influenza, kata para peneliti Inggris.

“Kami menemukan bahwa kombinasi virus COVID-19 dan flu sangat berbahaya. Ini akan menjadi penting karena banyak negara mengurangi penggunaan jarak sosial dan tindakan penahanan,” kata rekan penulis studi Kenneth Baillie, seorang profesor kedokteran eksperimental di University of Edinburgh.

“Kami berharap COVID-19 akan beredar dengan flu, meningkatkan kemungkinan koinfeksi. Itu sebabnya kami harus mengubah strategi pengujian kami untuk pasien COVID-19 di rumah sakit dan pengujian flu lebih luas,” kata Baillie di sebuah universitas rilis berita.

Para peneliti menganalisis data pada hampir 7.000 orang dewasa di Inggris yang dirawat di rumah sakit karena COVID-19 antara 6 Februari 2020 dan 8 Desember 2021 dan diuji untuk infeksi virus pernapasan lainnya.

227 pasien yang menderita COVID-19 dan flu lebih dari empat kali lebih mungkin membutuhkan bantuan pernapasan dan 2,4 kali lebih mungkin meninggal daripada mereka yang hanya menderita COVID-19, menurut penelitian tersebut. Hasilnya dipublikasikan pada 25 Maret di Lancet jurnal.

“Dalam dua tahun terakhir kami sering menyaksikan pasien dengan COVID-19 menjadi sakit parah, kadang-kadang menyebabkan masuk ICU dan penggunaan ventilator buatan untuk membantu pernapasan,” kata rekan penulis studi Maaike Swets, Ph.D. D. mahasiswa di Universitas Edinburgh dan Universitas Leiden di Belanda.

“Bahwa infeksi influenza dapat menimbulkan situasi serupa sudah diketahui, tetapi kurang dipahami tentang hasil dari infeksi ganda SARS-CoV-2 dan virus pernapasan lainnya,” kata Swets dalam rilisnya.

Informasi lebih lanjut

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menjelaskan persamaan dan perbedaan antara COVID-19 dan flu.

SUMBER: University of Edinburgh, rilis berita, 25 Maret 2022

Oleh Robert Preidt HealthDay Reporter

Berita Medis
Hak Cipta © 2021 HealthDay. Seluruh hak cipta.

Sumber: www.medicinenet.com