Media Sosial Korea Bagikan Klaim Palsu Terkait Obat Covid-19, Ini yang Benar…

SEOUL, KOMPAS. com – Beberapa unggahan di Facebook mengeklaim bahwa minum teh yang dibuat dari batang lada efektif menghalangi dan menyembuhkan Covid-19, namun rupanya klaim itu terbukti salah.

Berdasarkan cek fakta cara AFP , Asosiasi Pengobatan Korea mengatakan tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung klaim tersebut.

Sampai akhirusanah 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan belum ada obat dengan terbukti secara medis menyembuhkan Covid-19. Untuk itu banyak negara saat ini mengampanyekan vaksin.

Baca serupa: Obat Covid-19 di India Beredar di Pasar Gelap, Harga Terbang Sampai Rp 7 Juta

Klaim sesat tersebut dibagikan di Facebook pada 26 Desember lalu. Beberapa bagian dari teks berbahasa Korea dalam unggahan itu diterjemahkan sebagai berikut:

“Obat yang efektif menyembuhkan virus corona. Pemulihan penuh dijamin dalam 2 atau 3 hari. Anda dapat dengan mudah menyekat Covid-19 dan 100 persen menyembuhkan virus corona dengan metode ini. ”

Kim Gye-jin, direktur Asosiasi Pengobatan Korea, grup perwakilan untuk Dokter Pengobatan Korea di negara itu, mengatakan pada AFP bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.

Baca juga: Jamu Obat Covid-19 Madagaskar Banjir Pesanan meski Belum Terbukti Manjur

“Tidak ada catatan signifikan yang menunjukkan bahwa batang lada digunakan untuk mencegah atau menyembuhkan flu biasa, dan yang pasti, tak ada alasan medis yang menunjukkan bahwa batang lada efektif di mencegah atau menyembuhkan Covid-19, ” katanya selama wawancara telepon dalam 28 Desember 2020.

Cek fakta AFP membantah klaim menyesatkan serupa bahwa minum teh sanggup menyembuhkan atau meredakan gejala Covid-19 setelah beredar secara online di Sri Lanka.

Baca juga: Lab China Racik Obat Covid-19, Klaim Lebih Cepat dan Efisien dari Vaksin