Pandemi Mungkin Mempengaruhi Cara Orang Tua Memberi Makan Anak Mereka

Game mingguan Result SGP 2020 – 2021. Prediksi terbaru yang lain dapat diperhatikan dengan terencana melewati status yg kami sisipkan dalam web ini, dan juga bisa dichat kepada teknisi LiveChat pendukung kita yg menjaga 24 jam Online dapat melayani seluruh kepentingan para tamu. Mari langsung sign-up, & menangkan bonus Toto serta Kasino On-line terbesar yang hadir di website kita.

Gambar Berita: Pandemi Mungkin Mempengaruhi Cara Orang Tua Memberi Makan Anak Mereka

SENIN, 1 Februari 2021 (Berita HealthDay)

Ada perubahan baik dan buruk pada diet anak-anak AS selama pandemi COVID-19, kata para peneliti.

“Menyediakan makanan dan camilan sehat untuk anak-anak kita bisa menjadi tantangan bahkan saat kita tidak sedang mengalami pandemi,” kata penulis studi senior Susan Carnell. Dia seorang profesor psikiatri dan ilmu perilaku di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins, di Baltimore.

“Pandemi telah mengganggu keluarga secara besar-besaran dan menyebabkan banyak stres, dan ini secara alami memengaruhi interaksi di sekitar makanan,” kata Carnell dalam rilis berita sekolah.

Untuk mengetahui bagaimana pandemi memengaruhi makanan anak-anak, para peneliti Johns Hopkins Medicine mensurvei 318 orang tua dari anak-anak berusia 2 hingga 12 tahun di seluruh Amerika Serikat.

Orang tua yang melaporkan tingkat stres yang lebih tinggi karena pandemi lebih cenderung menggunakan makanan untuk mengelola emosi dan perilaku anak. Misalnya, mereka mungkin menggunakan makanan dan camilan yang kurang sehat, seperti kue, untuk memberi hadiah kepada anak-anak mereka, studi tersebut menemukan.

Stres yang secara khusus terkait dengan COVID-19 di kalangan orang tua juga dikaitkan dengan anak yang makan lebih banyak camilan manis dan gurih sepanjang hari.

Namun survei tersebut juga mengungkapkan beberapa tren positif. Misalnya, 75% responden mengatakan bahwa anak-anak mereka memiliki waktu sarapan, makan siang, dan makan malam yang teratur.

Para peneliti juga menemukan hubungan antara tingkat stres yang lebih rendah, waktu makan dan rutinitas yang konsisten, dan interaksi terkait makanan yang positif, seperti orang tua yang makan bersama atau terlibat dengan anak-anak mereka di sekitar waktu makan.

Ini kemungkinan karena orang tua dan anak-anak menghabiskan lebih banyak waktu di rumah dan memiliki lebih banyak kesempatan untuk interaksi terkait makanan, menurut penulis penelitian.

Laporan itu diposting online pada bulan Januari di jurnal tersebut Nafsu makan, dalam edisi khusus tentang efek pandemi pada kebiasaan makan dan berat badan.

Penulis utama studi Elena Jansen adalah peneliti pascadoktoral di bidang psikiatri dan ilmu perilaku di universitas. Dia berkata, “Pandemi tampaknya telah menghasilkan dampak negatif dan positif pada praktik pengasuhan makanan. Kami berharap dapat mempelajari bagaimana rutinitas baru akan menjadi kebiasaan saat pandemi berlanjut.”

Para peneliti menawarkan saran tentang bagaimana orang tua dapat membantu anak-anak mereka makan makanan yang sehat selama pandemi.

  • Miliki waktu makan yang teratur dan sertakan anak-anak dalam persiapan makan.
  • Makan bersama sebagai keluarga tanpa televisi dan gangguan lainnya.
  • Contohkan kebiasaan makan sehat untuk anak-anak.
  • Bersikap tanggap terhadap tingkat kelaparan dan rasa kenyang anak-anak saat menawarkan makanan.

Informasi lebih lanjut

American Academy of Pediatrics lebih banyak membahas tentang nutrisi.

SUMBER: Johns Hopkins Medicine, rilis berita, 26 Januari 2021

Robert Preidt

Berita Medis
Hak Cipta © 2020 HealthDay. Seluruh hak cipta.


SLIDESHOW

Penyakit Anak: Campak, Gondongan, & Lainnya
Lihat Slideshow



Sumber: www.medicinenet.com