Pfizer akan Memulai Uji Klinis Vaksin COVID-19 pada Wanita Hamil

Info hari ini Result SGP 2020 – 2021. Bonus mantap yang lain hadir dipandang secara terencana via notifikasi yang kami letakkan dalam website itu, lalu juga dapat ditanyakan kepada teknisi LiveChat support kami yang siaga 24 jam On the internet untuk mengservis semua kebutuhan para player. Yuk segera daftar, & dapatkan cashback dan Live Casino Online terhebat yg terdapat di lokasi kami.

JUMAT, 19 Februari 2021 (HealthDay News) – Peserta AS pertama dalam uji klinis skala besar untuk menguji keamanan dan kemanjuran vaksin Pfizer COVID-19 pada wanita hamil telah menerima suntikan, perusahaan mengumumkan Kamis.

Tujuannya adalah untuk mendaftarkan sekitar 4.000 wanita hamil dalam uji coba di seluruh dunia, yang menurut perusahaan akan selesai pada Januari 2023, CBS News dilaporkan.

Tanpa vaksinasi, penelitian menunjukkan bahwa wanita hamil menghadapi risiko rawat inap yang lebih tinggi dan kematian akibat COVID-19. Satu studi yang diterbitkan pada bulan Januari menemukan tingkat kematian COVID-19 di antara wanita hamil yang 13 kali lebih tinggi daripada pasien berusia serupa lainnya. CBS News dilaporkan.

“Saya sangat merekomendasikan agar semua wanita hamil diimunisasi, dari penemuan awal kehamilan hingga cukup bulan,” kata Dr. Bob Lahita, seorang profesor kedokteran di New York Medical College dan ketua kedokteran di Rumah Sakit Universitas St. Joseph, mengatakan CBS News baru saja.

Dia mengatakan “tidak ada bukti” bahwa vaksin “berpengaruh pada plasenta, janin, ibu. Kecuali jika seseorang terkena infeksi, COVID, dan Anda hamil, Anda berisiko menjadi sangat, sangat sakit.”

Satu-satunya vaksin COVID-19 lainnya yang sejauh ini menerima izin penggunaan darurat di Amerika Serikat berasal dari Moderna, yang telah membuat daftar untuk mengawasi wanita hamil yang menerima vaksin.

Baru-baru ini, para ilmuwan terkemuka di Institut Kesehatan Nasional AS meminta pengembang vaksin COVID-19 untuk meningkatkan penelitian mereka pada wanita hamil, yang memiliki peningkatan risiko penyakit COVID-19 yang parah tetapi tidak memiliki panduan yang jelas tentang vaksinasi. CBS News dilaporkan.

Pfizer juga mengatakan pihaknya berencana untuk memulai uji coba vaksin mereka pada anak-anak yang lebih kecil selama beberapa bulan mendatang, dan baru-baru ini memulai uji coba pada remaja.

Penelitian untuk menilai vaksin pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah juga direncanakan, CBS News dilaporkan.

Berita Medis
Hak Cipta © 2020 HealthDay. Seluruh hak cipta.

Sumber: www.medicinenet.com